Select Page

Kentang atau juga dikenal dengan nama latin Solanum tuberosum L.adalah salah satu makanan pokok di dunia yang cukup diminati setelah beras dan gandum. Bahan makan kentang bisa diolah menjadi berbagai varian makanan yang unik salah satunya adalah keripik kentang. Lalu bagaimana cara membuat keripik kentang yang gurih, enak dan kriyuk-kriyuk?. Dan apa aja sih manfaat yang mengkosumsi kentang?

Kandungan Gizi Pada Kentang

cara membuat keripik kentang

Mengkosumsi keripik kentang sesuai dengan kadarnya ternyata baik untuk kesehatan karena kandungan gizi yang ada pada kentang. Kandungan gizi yang terdapat pada kentang terdiri atas nutrisi makro (nutrisi yang dibutuhkan tubuh dalam jumlah yang besar seperti karbohidrat, lemak dan protein) dan mikro (nutrisi yang dibutuhkan tubuh dalam jumlah yang sedikit) seperti vitamin dan mineral.

Adapun kandungan gizi yang terdapat pada kentang adalah:

1. Karbohidrat

Karbohidrat salah satu penyebab kenaikan berat badan. Kandungan karbohidrat pada kentang sekitar 66–90%. Namun mengkosumsi karbohidrat secara berlebih tidak sepenuhnya salah karena  tubuh tetap membutuhkan karbohidrat karena karbohidrat merupakan sumber utama tenaga bagi tubuh. Beberapa para ahli menganjurkan 45–65% dari total kalori per hari berasal dari karbohidrat artinya 900–1300 kalori dari total 2.000 kalori per hari bisa didapatkan dari karbohidrat . Kebutuhan itu bisa didapatkan dari mengkosumsi kentang.

2. Serat

Kulit kentang banyak mengandung serat. Serat tersebut bisa menjadi sumber makanan bagi bakteri baik di usus besar, sehingga bermanfaat untuk memelihara kesehatan saluran pencernaan. Selain itu, serat pada kulit kentang bisa mengontrol kadar gula dalam darah.

3. Protein

Kandungan protein pada kentang termasuk berkualitas tinggi. Kandungan protein pada kentang atau yang disebut juga dengan nama patatin sangat dibutuhkan dalam pembentukan otot, tulang, sel darah, rambut dan kulit. Selian itu, protein juga berfungsi dalam pembentukan hormon contohnya insulin yang berperan dalam mengatur gula darah. Proses pembuatan insulin melibatkan interaksi antara pankreas dan hati. Sedangkan hormon secretin berperan dalam proses pencernaan dengan merangsang pankreas dan usus untuk menciptakan cairan yang sangat berguna dalam proses percenaan manusia.

4. Antioksidan

Kandungan antioksidan pada kentang berperan dalam mencegah radikal bebas dan berbagai penyakit kronis, seperti penyakit jantung koroner, kanker, dan diabetes.

5. Kalium

Jenis mineral yang paling banyak terdapat pada kentang adalah kalium (potassium). Kandungan kalium pada kentang dapat menekan risiko tekanan darah tinggi, penyakit jantung, dan stroke. Kadar kalium terbanyak ada pada kulit kentang.

6. Folat

Mengkonsumsi kentang secara rutin bisa menjadi sumber folat yang baik. Folat adalah nutrisi yang sangat penting bagi tubuh, terutama bagi wanita hamil. Wanita hamil atau yang sedang menjalani program hamil disarankan mengonsumsi makanan olahan kentang  yang mengandung banyak asam folat.

7. Vitamin B6

Kandungan gizi yang sangat penting lainnya adalah vitamin. Vitamin yang terdapat pada sebuah kentang adalah vitamin B6. Vitamin B6 yang berfungsi dalam pembentukan sel darah, memelihara kesehatan saraf, membantu produksi antibodi atau zat kekebalan tubuh, dan menunjang pencernaan protein.

8. Vitamin C

Kandungan vitamin C pada kentang adalah salah satu antioksidan yang bermanfaat untuk memperbaiki jaringan tubuh, membantu penyerapan zat besi, memelihara kesehatan tulang dan gigi, serta berperan dalam sistem kekebalan tubuh. Kulit kentang adalah bagian yang memiliki kadar vitamin C terbanyak.

Cara Menentukan Kualitas Kentang Terbaik

cara membuat keripik kentang

Kentang yang baik dan layak konsumsi juga terlihat dari bentuk fisiknya. Ciri-ciri kentang berkualitas tinggi adalah permukaan yang halus, mulus dan tidak terdapat cekungan yang biasanya terdapat bagian yang busuk. Kentang yang memiliki permuakaan kulit yang mulus akan terasa manis dibandingkan dengan kentang yang memiliki permukaan yang kasar. Adapun tanda-tanda kentang yang baik dan layak dikosumsi adalah:

1. Memiliki Bobot yang Padat dan Keras

Kentang yang layak dikosumsi memilik bobot yang baik. Bobot kentang yang baik dan berkualitas memiliki daging umbinya tebal dan padat. Kentang yang tebal dan keras menandakan daging umbi kentang masih utuh dan tidak rusak atau busuk di bagian dalamnya. Sedangkan kentang yang memiliki bobot ringan mengindikasikan bahwa umbi kentang bagian dalam  sudah rusak atau bahkan menjadi tempat bersarangnya berbagai jenis serangga dan ulat.

2. Pilih Kentang yang Kering

Kering dan basahnya kentang juga menentukan kualitas sebuah kentang atau layak tidaknya kentang untuk dikosumsi. Kentang yang lembab atau basah kurang layak untuk dikosumsi karena kandungan air yang terdapat pada bagian luar kulit kentang bisa menyebabkan kentang mudah menjadi busuk dan lembek.  Kentang yang sudah terlanjur basah, sebaiknya dikeringkan terlebih dahulu menggunakan kertas tissue hingga permukaan kentang menjadi kering.

3. Tidak Memiliki Tunas

Kentang yang baik biasanya tidak memiliki tunas. Tunas-tunas pada kentang umumnya berukuran kecil seperti daun dan berbentuk bergerombol. Jangan sampai tunas pada kentang tumbuh karena jika sudah tumbuh satu akan memungkinkan tumbuh tunas yang lain. Jika hal ini terjadi bukan berarti kentang tidak layak konsumsi, namun ini menandakan bahwa kentang sudah lama untuk disimpan setelah sebelumnya dipanen.

4. Segera Olah Kentang

Jangan menyimpan kentang terlalu lama setelah dipanen agar kentang yang akan diolah tetap segar dan kaya akan banyak manfaat. Kandungan gizi pada kentang walaupun didominasi oleh karbohidrat, kentang juga mengandung banyak mineral, vitamin, antioksidan dan serat yang sangat baik bagi kesehatan tubuh. Selain itu, kentang hampir tidak mengandung lemak, kalori pada kentang tergolong rendah. Satu buah kentang ukuran 100 gram (ukuran sedang) mengandung sekitar 90 kalori.

Manfaat Kentang bagi Kesehatan

Kentang merupakan salah satu makanan yang menjadi sumber energi yang tinggi dan mengandung vitamin yang cukup beragam, mineral dan senyawa-senyawa yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Beberapa manfaat yang didapatkan dari sebuah kentang bagi kesehatan tubuh yaitu:

1. Menjaga Kesehatan Jantung

Kandungan senyawa Karatenoid (Lutein dan Zeaxanthin), Vitamin C, Vitamin B kompleks, Serat dan mineral pada kentang sangat bermanfaat bagi kesehatan jantung. Namun mengkonsumsi kentang secara berlebihan dapat meningkatkan kadar glukosa dalam darah yang akan menyebabkan obesitas yang dapat memberi tekanan pada jantung. Jadi, mengkosumsi kentang perlu diperhatikan dan dikosumsi sesuai kadarnya yang dibutuhkan tubuh agar dapat mencegah penyakit jantung. Mengkosunsi kentang tidak dianjurkan untuk penderita obesitas dan diabetes.

2. Meningkatkan Fungsi Otak

Fungsi otak sangat tergantung pada kadar glukosa, pasokan oksigen, asam animo, omega-3, vitamin B kompleks dan hormon-hormon tertentu. Hampir semua yang disebut ini terdapat pada kentang. Kentang mengandung karbohidrat tinggi yang dapat menjaga kadar glukosa cukup dalam darah sehingga aktivitas kognitif terjaga dan berkinerja dengan baik. Selanjutnya, otak membutuhkan oksigen yang dibawa oleh hemoglobin dalam darah. Kentang mengandung zat besi yang merupakan elemen penting pada hemoglobin ini.

3. Mencegah Penyakit Scurvy

Mengkosumsi kentang sangat dianjurkan untuk penderita penyakit scurvy. Scurvy adalah jenis penyakit yang disebabkan oleh kekurangan Vitamin C (defisiensi Vitamin C). Gejala penyakit ini yaitu peradangan pada gusi, lemas, bibir retak dan infeksi virus yang sering terjadi. Penderita penyakit scurvy sangat dianjurkan untuk sering mengkosumsi makanan yang mengadung vitamin C yang terdapat pada kentang.

4. Merawat Kesehatan Kulit

Kandungan gizi pada kentang seperti Vitamin C, Vitamin B Kompleks, Potasium (Kalium), Fosfor, Seng dan Magnesium berfungsi menjaga dan merawat kesehatan kulit. Selain nilai gizi, kentang juga digunakan untuk masker dengan mengunakan kentang mentah yang digerus dan dicampur dengan madu untuk mencegah jerawat, bercak pada kulit dan menyembuhkan luka bakar serta melembutkan kulit pada bagian yang gelap seperti siku tangan.

5. Mencegah Penyakit Kanker

Kentang mengandung senyawa Quercetin, senyawa tersebut memiliki manfaat dan terbukti memiliki sifat anti kanker dan anti tumor berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Agricultural Research service.

Cara Mengolah Kentang yang Sehat

Cara mengolah kentang yang sehat perlu diperhatikan. Walaupun kentang mengandung banyak gizi, cara mengolah kentang yang tidak tepat dapat menghilangkan manfaat gizi kentang itersebut. Merebus, mengukus, dan memanggang adalah cara yang tepat untuk menjaga nutrisi pada kentang. Sedangkan kentang yang digoreng untuk dijadikan keripik atau keripik kentang bisa meningkatkan kandungan kalori pada kentang. Hal ini bisa menyebabkan kenaikan pada berat badan jika dikosumsi secara berlebih.

Dalam mengkosumsi kentang dianjurkan untuk mengonsumsi kentang tanpa mengupas kulitnya agar bisa mendapatkan kandungan gizi kentang yang lebih tinggi karena kandungan gizi pada kentang seperti serat, vitamin, dan mineral lebih banyak terdapat pada kulit kentang. Namu perlu hati-hati dalam mengolah kentang. Apabila tampak tunas yang tumbuh atau kentang berwarna, sebaiknya kentang tersebut jangan dikonsumsi kentang karena kentang yang bertunas atau berwarna kehijauan mengandung racun yang sangat berbahaya bagi tubuh.

1. Pilih Kentang Terbaik dan Potong Tipis

Kualitas keripik kentang terbaik dimulai dari memilih bahan terbaik. Kentang yang berkualitas bisa dilihat dari kenampakan fisiknya seperti kulit yang mulus, dan tidak berlubang. Setelah itu, kentang dicuci hingga bersih. Lalu kentang dikupas dengan peeler atau pisau hingga tersisa daging dalamnya. Namu tidak wajib mengunakan peeler karena ada beberapa konsumenyang suka dengan keripik berkulit kentang.

Untuk mendapatkan keripik kentang yang renyah bisa dilihat dari potongannya. Semakin tipis kentang diiris maka akan semakin renyah namun jangan memotong setipis kertas agar tidak hancur saat digoreng.  Prose memotong kentang bisa mengunakan peeler,  pisau tajam, atau Graha FE Set Mini Cutter (lihat di Lazada DISKON) yang memiliki pisau pengiris keripik. Mengiris kentang dengan alat ini, potongan kentang yang dihasilkan lebih tipis dan sama rata.

2. Rendam dalam Air Dingin atau Larutan Cuka

Gunakan air dingin untuk merendam irisan kentang selama 10 menit untuk mengurangi kanji yang ada dalam kentang dan membuat keripik kentang lebih renyah. Merendam irisan kentang dengan air dingin bisa juga dilakukan pada singkong, apel, wortel, bit, nanas, atau bahan keripik lain yang mengandung kanji.

Untuk memperkuat rasa bisa digunakan alternatif yang lain seperti larutan cuka. Selain itu, cuka juga dapat membuat keripik kentang berwarna lebih cerah dengan mencampurkan air dan cuka secukupnya lalu kentang direndam selama minimal 10 menit. Cara lain, kentang juga bisa digoreng tanpa direndam namun warna keripik akan berubah menjadi lebih gelap cenderung coklat. Setelah itu, irisan kentang diberi bumbu seperti garam, merica, atau cabai bubuk.

3. Goreng Irisan Bahan Hingga Kering dan Renyah

Pertama, keringkan terlebih dahulu irisan kentang dari air rendaman karena kentang yang kering akan lebih cepat matang dan teksturnya pasti renyah. Gunakan teknik deep-fry untuk menggoreng kentang yang sudah diiris. Lalu minyak goreng dipanaskan dalam wajan yang sudah disiapkan. Selanjutnya memastikan minyak sudah panas yang ditandai dengan adanya gelembung. Dalam menggoreng kentang lakukanlah secara bertahap misalnya tahap pertama 10 iris, setelah itu tahap berikutnya 10 iris sampai irisan kentang benar-benar habis. Ketika keripik kentang mulai kering, angkat dari penggorengan.

Untuk mengurangi minyak pada keripik kentang yang sudah digoreng bisa dilakukan dengan memanggang irisan kentang dalam oven. irisan kentang disusun dalam loyang datar. Atur temperatur oven hingga 200 derajat Celcius dan panggang irisan kentang sekitar 20 menit. Selain mengunakan oven, gunakan microwave agar lebih cepat dalam proses pemanggangan. Lalu letakkan irisan kentang dalam wadah datar setalah itu panaskan selama sekitar 3-6 menit.

Tip Menggoreng Keripik Kentang Agar Tidak Lembek

1. Gunakan Pisau Tajam atau Slicer

Untuk mendapatkan irisan kentang yang lebih tipis gunakan pisau yang tajam. Semakin tipis irisan sebuah kentang maka keripik yang dihasilkan semakin renyah dan tidak lembek. Selain itu juga bisa pakai slicer khusus untuk keripik dan beberapa food processor mengunakan fitur slicing.

2. Rendam dalam Air Garam dan Cuka

Merendam kentang dengan air garam dan cuka merupakan tahap yang sangat penting. Sari pati pada kentang bisa membuat kentang berair dan lembek. Jadi merendam kentang dengan air garam atau cuka bisa digunakan untuk mengeluarkan sari pati pada kentang. Sebelum direndam kentang sudah dalam bentuk irisan agar sari pati cepat keluar.

3. Masukkan Kentang dalam Keadaan Kering

Sari pati yang sudah keluar setelah direndam dalam air cuka dan garam ditandai dengan air menjadi keruh. Setelah itu keluarkan irisan kentang dan keringkan mengunakan tisu dapur. Sebelum dimasukkan ke dalam penggorengan pastikan irisan kentang dalam keadaan kering.

4. Suhu minyak 185 derajat Celsius

Siapkan minyak goreng lalu tuangkan minyak ke dalam penggorengan, lalu panaskan minyak goreng sampai suhu mencapai 185 derajat Celsius. Panas atau tidaknya minyak goreng bisa dilihat dari gelembung setelah irisan kentang dimasukkan ke dalam penggorengan.

5. Tiriskan Minyak dengan Tisu Dapur

Gorenglah keripik kentang yang sudah disiapkan hingga warnanya kuning keemasan sekitar 3 – 4 menit. Setelah itu, angkat keripik kentang dari penggorengan dengan saringan lalu tiriskan dan letakan di atas tisu dapur/tisu kertas. Keringkan dari minyak karena terlalu banyak minyak bisa membuat keripik kentang yang tipis menjadi lembek.

Resep Membuat Keripik Kentang

Bahan:

  • 4buah kentang yang sudah dikupas dan diiris
  • 2-3 liter air kapur
  • Goren minyak

Bumbu Halus (Kering)

  • 1/2 sdt bubuk bawang putih
  • 1/2 sdt garam
  • Gula yang berukuran halus
  • Bubuk kaldu ayam secukupnya

Cara Membuat

  1. Siapkan beberapa kentang yang siap dikupas
  2. Kentang dicuci hingga bersih
  3. Kentang yang sudah dicuci diiris tipis-tipis.
  4. Kentang direndam dengan air kapur kira-kira selama 1 jam.
  5. Tambahkan sedikit garam ke dalam air kapur agar rasa kentang semaikn gurih
  6. Angkat kentang dari rendaman air kapur
  7. Tiriskan kentang sampai kering atau keset sekitar 1/2 jam.
  8. Goreng kentang hingga warnanya menjadi kuning dan kering.
  9. Setelah kentang mantang, lalu angkat dan tiriskan di wadah yang telah dialasi tisu.
  10. tunggu keripik kentang sampai dingin, lalu campur keripik dengan bumbu kering.
  11. Keripik kentang siap untuk disajikan dan disantap.

 

Selain ini baca juga: Resep Keripik Usus yang Bikin Nagih

× Whatsapp Kami!