Select Page

Bawang adalah bahan makanan yang sangat dibutuhkan dalam membuat makanan. Bawang merupakan sekelompok tumbuhan penting bagi manusia yang termasuk dalam genus Allium. Ada dua jenis bawang yang paling sering digunakan dan akan dibahas dalam artikel ini yaitu bawang merah dan bawang putih.

Bawang bisa diolah menjadi berbagai varian makanan yang unik seperti keripik bawang. Lalu bagaimana cara membuat keripik bawang yang gurih dan enak?. Dan apa saja manfaat yang didapatkan dari bawang merah atau bawang putih?

Manfaat Bawang Merah dan Bawang Putih

cara membuat keripik bawang

Ada beberapa jenis bawang yang umbinya digunakan untuk bumbu masakan seperti bawang merah dan bawang putih. Umbi pada bawang merah dan bawang putih dapat dimakan dengan berbagai cara yaitu dimakan mentah, diolah menjadi bumbu masakan, obat tradisional, acar atau diiris tipis dan digoreng. Ternyata bawang memiliki manfaat bagi kesehatan yaitu:

Manfaat Bawang Merah Bagi Kesehatan

Ada banyak manfaat terkandung dalam bawang merah yang bermanfaat bagi tubuh manusia. Bawang merah mengandung senyawa-senyawa yang dibutuhkan tubuh seperti vitamin, mineral dan senyawa-senyawa tumbuhan yang bermanfat bagi tubuh. Beberapa manfaat bawang merah bagi tubuh manusia yaitu:

1. Menurunkan Kadar Kolesterol

Pada bawang merah terdapat senyawa alicin. Senyawa ini yang dapat kita temukan ketika kita memotong atau mengiris bawang merah. Alicin dapat menghambat enzim Reduktase, enzim ini yang diproduksi oleh hati untuk membuat kolesterol.

Salah  satu manfaat mengkosumsi bawang merah adalah menurunkan kadar kolesterol sehingga dapat membantu mencegah aterosklerosis, penyakit jantung koroner, serangan jantung, dan stroke.

2. Meningkatkan Kesehatan Jantung

Pada bawang merah terdapat dua antioksidan penting yang terdapat dalam bawang merah adalah allicin dan quercetin. Kedua antioksidan ini dianggap memiliki sifat anti-hipertensi. Alicin dapat melindungi Jantung dengan meningkatkan antioksidan untuk merangsang produksi glutathione yakni antioksidan utama yang mampu memberikan efek positif pada kesehatan manusia.

Selain itu, fungsi bawang merah juga mampu menghambat produksi enzim tertentu yang membantu memproduksi kolesterol. Properti pada bawang merah ini melebarkan pembuluh darah sehingga mampu meningkatkan sirkulasi darah yang membantu kesehatan jantung manusia.

Manfaat bawang merah juga mampu mencegah penumpukan plak pada pembuluh arteri. Kandungan potasium pada bawang merah sangat baik untuk jantung. Fungsi kalium adalah untuk memperkuat kapiler darah dan mengendalikan tekanan darah pada tubuh manusia

3. Meningkatkan Sirkulisi dan Metabolisme Tubuh

Pada bawang merah terdapat beberapa mineral yang dibutuhkan tubuh seperti besi, tembaga dan kalium. Zat besi dan tembaga berperan dalam meningkatkan sirkulasi dalam tubuh dengan merangsang produksi sel darah merah.

Sirkulasi darah akan meningkat jika banyak sel darah merah dalam aliran darah, membawa lebih banyak oksigen ke bagian-bagian penting tubuh manusia sehingga mampu meningkatkan energi, vitalitas, pertumbuhan kembali sel, penyembuhan dan metabolisme.

4. Membantu Mengendalikan Diabetes

Ada dua senyawa fitokimia yang terkandung dalam bawang merah yaitu allium dan allyl disulfide yang memiliki sifat anti-diabetes. Keberadaan kedua senyawa ini membuat bawang merah memiliki peran dalam mengatur kadar gula darah dalam tubuh. Hal ini sangat membantu penderita diabetes dalam mengendalikan kadar gula dalam darah.

5. Meningkatkan Kesehatan Otak

Salah satu alasan bawang merah dapat bekerja sangat baik bagi kesehatan otak adalah adanya folat. Folat adalah salah satu dari delapan vitamin B yang meningkatkan fungsi otak dengan berkontribusi pada kesehatan mental dan emosional. Folat juga melindungi DNA dan RNA tubuh Anda.

Nutrisi atau gizi penting lainnya dalam bawang merah adalah zat besi yang juga sangat penting untuk fungsi otak. Bawang merah juga mengandung senyawa lain seperti pyrithione yang dapat melawan peradangan otak serta meningkatkan aktivitas neurologis. Sifat anti-inflamasi bawang merah ini juga diyakini dapat membantu mencegah Alzheimer serta menenangkan saraf dan mengendalikan emosi.

6. Membantu Detoksifikasi

salah satu manfaat mengkosumsi bawang merah adalah dapat meningkatkan sirkulasi darah sehingga bawang merah sangat penting dalam membuang racun dari aliran darah sehingga membantu detoksifikasi. Selain itu, bawang merah juga berfungsi merangsang enzim pencernaan yang sangat penting dalam detoksifikasi hati.

Bawang merah mengandung kadar sulfur organik yang cukup tinggi. Senyawa ini sangat diperlukan oleh hati untuk melakukan detoksifikasi. senyawa organosulfur pada bawang merah berfungsi dalam mendetoksifikasi karsinogen.

Manfaat Bawang Putih Bagi Kesehatan

cara membuat keripik bawang

Selain untuk peningkat aroma dan cita rasa, bawang putih juga bermanfaat untuk kesehatan manusia. Bawang putih juga digunakan sebagai obat dan memiliki dampak yang positif bagi kesehatan. Adaapunmanfaat bawang putih bagi kesehatan manusia yaitu:

1. Menangkal Pilek

Bawang putih dapat mencegah hidung tersumbat akibat pilek. Biasanya bawang putih sering dimemasukkan ke dalam masakan untuk mencegah pilek. Selain itu bawang putih juga berperan dalam  meningkatkan sistem imun tubuh. Menurut penelitian, pada bawang putih ditemukan kandungan alicin yang berperan dalam mengurangi potensi penyakit pilek dan mengobati para pendertia pilek agar lebih cepat sembuh.

2. Meningkatkan Stamina dalam Berolahraga

Menurut riset, bawang putih memiliki efek terhadap performa fisik, uji coba itu dilkakuan pada seekor tikus. Berdasarkan riset tersebut, ternyata bawang putih mampu meningkatkan performa dalam olahraga. Berdasarkan studi, sering mengkosumsi minyak bawang putih secara teratur pada penderita penyakit jantung mengalami performa olahraga yang lebih baik, biasanya dikosumsi sebanyak dua kali sehari selama enam minggu.

3. Antibiotik alami

Bawang putih mengandung senyawa diallyl sulfide yang bermanfaat dalam melawan bakteri Campylobacter yang menjadi penyebab gangguan pencernaan, bahkan 100 kali lipat lebih efektif daripada antibiotik yang sering digunakan. Manfaat bawang putih juga bisa menjadi alternatif antibiotik alami yang berguna dalam melawan bakteri tertentu.

4. Mengurangi Risiko Kanker Paru-paru

Bawang putih mentah yang sering dikonsumsi paling tidak dua kali seminggu mengurangi risiko terkena kanker paru-paru yang lebih rendah sekitar 44 persen. Walaupun begitu, perlu dilakukan riset lebih lanjut untuk memastikan peran bawang putih dalam mencegah kanker paru-paru.

5. Meredakan Keracunan Logam Berat

Pada bawang putih selain kandungan diallyl sulfide, bawang putih juga mengandung sulfur yang berperan dalam melindungi organ tubuh dari kerusakan akibat keracunan logam berat contohny logam timah. Bawang putih ditemukan bisa mengurangi kadar timah dalam darah sebesar 19% pada karyawan yang bekerja di pabrik yang memproduksi baterai untuk mobil.

Tidak hanya kadar timah, bawang putih juga bisa meringankan gejala keracunan, seperti sakit kepala dan sebagainya. Bahkan, pemberian bawang putih sebanyak tiga kali sehari lebih ampuh dalam meringankan gejala keracunan daripada obat D-penicillamine.

6. Mengurangi Kadar Kolesterol

Manfaat bawang putih yang lainnya adalah mengurangi kadar kolesterol jahat atau LDL. Pemberian suplemen bawang putih ditemukan mampu mengurangi kadar kolesterol LDL sebanyak 10-15 persen.

7. Menurunkan Tekanan Darah

Bagi penderita hipertensi, manfaat bawang putih dalam menurunkan tekanan darah sudah cukup umum diketahui. Suatu penelitian menemukan bahwa pemberian 600-1.500 miligram ekstrak bawang putih memberikan efek yang setara dalam menurunkan tekanan darah seperti obat Atenolol selama dalam jangka waktu 24 minggu. Bila doyan bawang putih mentah, maka Anda bisa mengonsumsi bawang putih mentah sebanyak empat siung per harinya untuk menurunkan tekanan darah.

8. Mampu Melindungi Jantung

Kandungan diallyl trisulfide dalam minyak bawang putih bisa membantu melindungi jantung setelah serangan jantung dan seusai bedah jantung, serta bisa digunakan sebagai penanganan untuk gagal jantung. Penelitian yang dilakukan pada tikus menunjukkan bahwa terdapat penurunan kerusakan jantung sebanyak 61% setelah zat diallyl sulfide diberikan pada tikus yang terkena serangan jantung.

9. Meningkatkan Kesehatan Tulang Pada Wanita

Pada tikus betina, pengeroposan tulang dapat ditanggulangi dengan pemberian bawang putih untuk meningkatkan kadar estrogen. Oleh karenanya, bawang putih berpotensi tidak hanya meningkatkan kadar estrogen tetapi juga dapat mencegah pengeroposan tulang pada wanita. Akan tetapi, masih diperlukan riset lebih lanjut mengenai manfaat bawang putih terhadap tulang.

10. Mencegah Demensia dan Alzheimer

Bawang putih mengandung antioksidan yang bisa menangkal radikal bebas serta menurunkan risiko terkena demensia dan Alzheimer. Manfaat bawang putih dalam mencegah demensia dan Alzheimer dikarenakan kemampuannya dalam mencegah penurunan kognitif dengan melindungi sel saraf. Namun, serupa dengan manfaat bawang putih terhadap kesehatan tulang, riset mengenai manfaat bawang putih untuk mencegah demensia dan Alzheimer masih perlu studi lebih lanjut.

11. Mengurangi Risiko Terkena Osteoartritis Pinggul

Riset menunjukkan bahwa wanita yang sering mengonsumsi sayuran jenis allium, seperti bawang putih, memiliki risiko terkena osteoartritis pinggul yang lebih rendah. Riset lebih lanjut masih diperlukan untuk menjadikan bawang putih sebagai pengobatan alternatif untuk osteoartritis pinggul.

12. Menurunkan Risiko Terjangkit Kanker Prostat

Bawang putih juga disebut dapat mengurangi peluang terkena kanker prostat. Namun, penelitian tambahan masih dibutuhkan untuk melihat manfaat bawang putih terhadap penurunan risiko kanker prostat. Manfaat bawang putih untuk kesehatan bisa didapatkan melalui bawang putih mentah maupun yang sudah dimasak. Kamu bisa mencampur bawang putih ke dalam berbagai masakan yang dikonsumsi, selamat mencoba!(Wisnubrata)

Tips Memilih Bawang yang Berkualitas

1. Tidak Basah

Pilih bawang merah yang tampak kering dan kulitnya mengkilat. Bonggol atau akarnya juga kering, tampak utuh dan padat. Tidak masalah jika berserabut, tapi pilih yang tidak lembap.

2. Warna Kulitnya Tidak Hitam

Kulit mengkilat atau tampak licin merupakan tanda bahwa bawang merah diangin-anginkan dengan benar sehingga tidak mudah busuk. Jika warna kulit terluarnya merah gelap dan kusam, risiko cepat busuk juga semakin besar.

3. Belum Dikupas

Ada beberapa penjual yang menjual bawang merah kupas sehingga siap pakai. Tapi jangan membelinya jika tidak ingin langsung digunakan karena bawang merah yang sudah dikupas akan cepat busuk dan rentan terkontaminasi.

4. Padat dan Tidak Bertunas

Pilih bawang merah yang padat karena ini tanda bawang merah yang segar. Bawang merah yang dipijat teras aempuk adalah tanda bagian dalamnya mulai busuk atau tidak segar. Pilih juga yang tidak bertunas jika ingin menyimpannya dalam waktu lama.

Pemilihan Lokasi Budidaya Bawang Merah

Dekat Dengan Sumber Air

Keberadaan air sangat dibutuhkan dalam pertumbuhan bawang merah apalagi di musim kemarau. Budidaya bawang merah di musim kemarau bisa dilakukan asalkan kebutuhan air terpenuhi. Sehingga seyogyanya memilih areal sawah yang dekat dengan sumber air dan punya sistem irigasi yang baik.

Lahan Bukan Bekas Tanaman Terung-Terungan

Budidaya bawang merah bisa dilakukan pada lahan bekas tanaman terong atau setelah panen padi. Rotasi tanam pada areal sawah seperti ini akan memaksimalkan hasil panen bawang merah.

Bukan Daerah Endemik Penyakit Layu

Lahan budidaya bawang merah yang dipilih bukanlah daerah yang endemik penyakit-penyakit yang sangat berbahaya bagi keberhasilan budidaya bawang merah. Salah satu jenis penyakit yang cukup berbahaya adalah penyakit layu bakteri dan layu fusarium akibat jamur fusarium.

Disarankan Bekas Tanaman Padi, Jagung Atau Tebu

Budidaya bawang merah biasanya dilakukan dua kali dalam setahun, salah satunya setelah tanam padi. Hal ini karena cuaca yang mendukung serta rotasi tanam akan berdampak baik bagi kesuburan tanah. Bekas lahan dari tanaman yang baru saja panen memiliki kadar humus yang masih cukup tinggi sehingga sangat cocok untuk ditanami tanaman seperti bawang merah.

Jenis Lahan Usaha

Selain memahami syarat tumbuh dan pemilihan lokasi, Anda juga harus memperhatikan jenis lahan usaha yang Anda gunakan. Sebab, jenis lahan usaha ini menentukan teknik budidaya dan perawatan yang disarankan. Berikut ini jenis lahan usaha yang dapat Anda pilih:

A. Lahan Irigasi Dataran Tinggi Atau Rendah

buat bedengan dengan lebar 1-1,2 meter, dengan panjang disesuaikan dengan keadaan lahan. Disarankan untuk mengatur jarak jarak antar bedengan seluas 20-30 cm, dan parit dengan kedalaman 20-30 cm.

B. Lahan Sawah Dataran Tinggi Atau Rendah

Lahan sawah di dataran rendah bisa dengan membuat bedengan diselingi parit. Jika tanah pada lahan ini cenderung liat dan mengandung pasir sesuai, Anda bisa menggunakan mekanisasi quick cakar baja mini.

Jenis Tanah yang Baik Ditanami

Latosol Coklat

Struktur tanah untuk menanam bawang merah haruslah gembur, dengan pH 4,5-6,5. Tanah juga harus subur, mengandung unsur hara yang tinggi dan memiliki daya serap air baik.

Asosiasi Latosol-Andisol

Asosiasi latosol-andisol tersebut memberikan komposisi tanah yang subur, gembur dan kaya unsur hara. Dengan begitu, jenis tanah ini baik dan sesuai untuk mendukung budidaya bawang merah.

Andisol

Tanah andisol memiliki sifat kandungan bahan organik yang tinggi, bobot isi rendah, daya menahan air tinggi, total porositas tinggi, dan tanahnya gembur. Oleh sebab itulah jenis tanah tersebut sangat cocok untuk budidaya bawang merah.

Aluvial

Jenis tanah aluvial ini terbuentuk dari endapan lumpur dan pasir halus pada top soil yang mengalami erosi tanah. Tanah ini banyak terdapat di dataran rendah, sekitar daerah aliran sungai, dan rawa yang memiliki kandungan zat hara tinggi.

Resep Membuat Keripik Bawang

Bahan-bahan

  • 200 gr tepung terigu
  • 20 gr tepung tapioka
  • 30 gr margarin
  • 2 siung bawang putih
  • 10 siung bawang merah
  • 1 butir telur
  • 4 batang seledri
  • 1 sdt royco ayam
  • 1/2 sdt baking powder
  • 3-4 sdm air es
  • 1/4 sdt garam

Langkah-langkah

  1. Campurkan tepung terigu dan tepung tapioka aduk rata sisihkan.
  2. Kocok telur lepas sampai berbusa masukan bawang putih, bawang merah, baking powder, garam, royco ayam, daun seledri, aduk sampai semua rata.
  3. Lalu masukan mentega aduk sampai rata.
  4. Masukan campuran tepung terigu dan tepung tapioka sedikit demi sedikit.
  5. Masukan air aduk sampai merata.
  6. Uleni adonan mengunakan tangan hingga mengumpal dan tidak lengket 
  7. Bentuk adonan mengunakan rolling pin / botol bekas sirup.
  8. Giling adonan sampai benar-benar tipis sekali.
  9. Setelah tipis potong dengan mengunakan pisau.
  10. Panaskan minyak goreng
  11. Lalu goreng adonan mengunakan api kecil
  12. Angkat dan keripik bawang siap di sajikan

Selain arikel ini, Anda juga bisa baca: Cara Buat Keripik Pisang yang Beda dari yang Lain

× Whatsapp Kami!