Select Page

Cara Membuat Keripik Terong – Sayuran yang berbentuk lonjong ini tentu tidak asing lagi bagi sebagian besar masyarakat Indonesia, karena sayuran ini banyak tumbuh diberbagai wilayah di Indonesia, warnanya yang ungu mendasari orang-orang sekitar menyebutnya.

Cara membuat keripik terong ini tidaklah sulit, keripik ini juga banyak manfaatnya bagi tubuh kita.

Terong biasanya disajikan sebagai oseng terong, sambel terong atau juga biasanya hanya direbus dan juga digoreng sebagai pendamping sambal.Terong memiliki nama ilmiah yaitu Solanum melongena. 

Dalam artikel ini saya akan mengulas tentang cara membuat keripik terong, produk ini termasuk juga dalam resep aneka keripik untuk dijual dipasaran lokal dan mancanegara.

Berikut adalah cara membuat keripik terong yang renyah dan bikin ketagihan,cekidot!

Cara Membuat Keripik Terong

Cara Membuat Keripik Terong

Berikut adalah cara membuat keripik terong, simak dan pelajarilah!

Bahan Cara Membuat Keripik Terong:

  • 6 buah terong ungu, iris bulat
  • Minyak goreng secukupnya
  • 500 gr tepung panir

Bahan Pencelup

  • 400 grm tepung beras
  • 1 sdt garam halus
  • 2 sdt merica bubuk
  • 1 butir kuning telur
  • 1 sdt ketumbar halus

Bahan Halus Cara Membuat Keripik Terong:

  • 4 sium bawang putih
  • 3 cm kunyit
  • 1 cm jahe

Cara Membuat Keripik Terong:

  1.  Cuci terong sampai benar benar bersih lalu potong potong bulat dengan berbentuk lingkaran.
  2. Aduklah menjadi satu, dari bahan yang dihaluskan dan bahan bahan pencelup, beri sedikit air hingga adonan mengental.
  3. Masukan irisan terong yang sudah di iris iris tadi kedalam adonan, lalu lumuri dengan tepung panir hingga merata, goreng ke dalam minyak panas. Setelah terong bewarna kecoklatan kemudian angkat.
  4. Dinginkan keripik terong sebentar, setelah itu masukkan kedalam toples yang tertutup agar tidak melempem.
  5. Keripik Terong siap untuk disajikan dan dinikmati bersama.

Itulah cara membuat keripik terong yang saya rekomdasikan untuk camilan santai dirumah maupun jika lagi berpergian,selamat mencoba semoga bermanfaat.

Apa Itu Terong?

Terong Atau Terung merupakan Tumbuhan yang tergolong dalam Keluarga Solanaceae dan juga Genus Solanum. Tumbuhan ini merupakan tumbuhan Asli India Dan Sri Lanka, dan berhubungan erat dengan Tomat serta Kentang.

Buahnya biasa dijadikan sebagai sayur untuk masakan. Nama Botaninya yaitu Solanum Melongena, warna Bunganya antara Putih sampai Ungu, dengan Mahkota yang mempunyai Lima Lobus. Benang Sarinya Berwarna Kuning,dan juga buah Tepung Berisi, dengan Diameter yang Kurang dari 3 Cm untuk yang liar serta lebih besar lagi bagi jenis yang ditanam.

Asal Usul Terong

Terong atau terung adalah tumbuhan pangan yang ditanam untuk diambil buahnya. Asal-usul budidayanya berada di daerah bagian selatan dan timur Asia sejak zaman prasejarah, tetapi baru dikenal di dunia Barat tidak lebih pada awal dari sekitar tahun 1500.

Buahnya mempunyai berbagai warna, terutama ungu, hijau, dan putih. Catatan tertulis yang pertama yaitu tentang terung dijumpai dalam Qí mín yào shù, sebuah karya pertanian Tiongkok kuno yang ditulisnya pada tahun 544.

Fakta lainnya adalah banyaknya nama bahasa Arab dan juga Afrika Utara untuk terong serta kurangnya nama Yunani dan Romawi menunjukkan jika tanaman ini dibawa oleh bangsa Arab pada awal Abad Pertengahan masuk ke dalam dunia Barat melewati kawasan Laut Tengah.

Dikutip dari Budiman (2013: 21) bahwa diduga tanaman terung ini berasal dari daerah Asia, tepatnya Negara India dan Myanmar. Menurut penelitian, sejak ratusan tahun yang lalu, terung hanyalah tumbuhan liar. Namun setelah diketahui rasa serta khasiatnya, maka terung mulai dibudidayakan di daerah asalnya tersebut.

Penelitian lain menyebutkan bahwa di Negara Afrika ditemukan plasma nutfah (sumber genetik) tanaman terung, salah satunya yaitu terung engkol (Solanum macrocarpon L.). Sehingga bisa kita simpulkan bahwa terung merupakan tanaman asli daerah tropis.

Pada abad ke 5 bersamaan dengan menggeliatnya perdagangan sayur di daerah Tiongkok (Cina) sudah  banyak dibudidayakan tanaman terung.

Lambat tahun, terung menyebar ke kawasan Asia lainnya, seperti Negara Malaysia, Indonesia dan juga kawasan Afrika Timur, Afrika Tengah, Afrika Barat, Amerika Selatan, Karibia, dan Spanyol. Di Indonesia  sendiri, budidaya tanaman terung terpusat di pulau Jawa serta di Sumatera

Manfaat Terong

1. Menyehatkan Jantung

Terong bisa menurunkan tingkat kolesterol dan juga membantu menstabilkan tingkat tekanan darah. Hal ini pada gilirannya akan menurunkan risiko dari penyakit jantung.

Tubuh juga terus terhidrasi dengan baik berkat kandungan kalium yang ada dalam sayuran ini. Hal ini yang memastikan bahwa tidak ada retensi cairan yang mencegah penyakit jantung koroner.

2. Membantu Otak

3. Menurunkan Berat Badan

Terong dianggap mengandung kadar air yang sangat tinggi namun rendah kalori. Hal ini yang membuat terong sangat ideal sebagai makanan sehat untuk orang-orang yang ingin mengurangi berat badan.

Tekstur sayuran yang kenyal merupakan karakteristik seperti ini adalah salah satu makanan harus dimakan dalam bentuk mentah sebanyak mungkin

4. Membantu Pencernaan

Menjaga sistem pencernaan agar tetap sehat terdapat pada terong karena kandungan serat yang baik bagi tubuh. Hal ini akan mencegah sembelit  dan juga resiko kanker usus besar yang dapat dihilangkan.

5. Mengontrol Kadar Gula Darah

Terong adalah sumber yang sangat kaya akan serat dan karbohidrat larut yang rendah. Jadi terong sangat bermanfaat untuk mengatur kadar gula darah dan juga mengontrol penyerapan glukosa. Terong merupakan pilihan makanan terbaik untukorang yang menderita diabetes tipe 2, dan baik untuk mengontrol gula darah

6. Kulit Bersinar

Terong mengandung kadar air dalam jumlah yang cukup tinggi. Hal ini yang akan membantu tubuh dan menjaga tubuh serta kulit terhidrasi dengan baik. Mineral dan vitamin juga dapat membantu memberikan kulit yang baik.

 7. Melembabkan Kulit Kepala

Terong banyak mengandung sejumlah mineral dan vitamin yang baik untuk memberikan nutrisi bagi kulit kepala agar tetap sehat. Hal ini yang akan menghindari sejumlah masalah yang terkait terhadap kesehatan kulit kepala kita.

8. Mencegah Diabetes

Nah masih terkait dengan kemampuan terong yang dapat mengontrol gula darah, ia sangat aktif untuk berperan mencegah diabetes yang bisa menyerang tubuh manusia.

9. Baik Untuk Mencegah Penuaan Dini

Khasiat terong selanjutnya adalah untuk mejaga kulit secara menyeluruh. Terong mengandung vitamin E yang bisa berperan dalam membentuk dan mencegah penuaan dini. Konsumsi terong secara rutin di percaya bisa mengatasi kulit keriput dan mencegah penuaan dini.

10. Mengobati Penyakit Kanker

Ekstrak dari terong yang disebut solasodine rhamnosyl glycosides yang merangsang kematian berbagai sel kanker yang bahkan lebih efektif daripada banyak agen anti kanker yang lainnya. Terapi anti kanker dengan ekstrak terong yang telah digunakan dengan cara diminum langsung , suntikan maupun dioleskan di kulit.

Ekstrak terong telah terbukti sangat efektif di dalam mengobati kanker kulit nonmelanoma besar. Dalam suatu kasus, pengobatan dengan krim ekstrak terong mengurangi tumor sekitar kurang lebih  50 persen, dan kanker benar-benar hilang setelah sekitar 14 minggu.

11. Memerangi Kolestrol Jahat

Terong bisa membantu mengurangi kadar kolesterol. Studi menunjukkan bahwa nasunin, sebuah antosianin yang terkandung di dalam terong bisa melawan radikal bebas.

Selain itu, senyawa tersebut juga bisa melindungi tubuh dari peroksidasi lipid, senyawa penyebab penyempitan pembuluh darah (aterosklerosis) dan juga penyakit yang lainnya.

Kelinci dengan kolesterol tinggi yang diberi jus terong ternyata dapat mengalami penurunan kolesterol secara signifikan. Efek positif juga dapat dihasilkan dari kandungan fitokimia yang dikenal sebagai terpen.

12. Memperbaiki Mood

Di dalam terong mengandung asam klorogenat, yang menurut sebuah studi dikaitkan dengan perubahan suasana hati menjadi lebih baik. Terong juga dapat diolah menjadi tumisan yang sedap untuk disantap.

Makanan enak ini juga dapat membuat suasana hati membaik karena merangsang otak memproduksi serotonin. Jadi, dengan mengonsumsi terong saja manfaat dobel dalam perbaikan mood dapat kamu peroleh.

13. Detoksifikasi

Sebuah studi di laboratorium menemukan ada enzim yang aktif di dalam terong berperan dalam proses detoksifikasi dan bisa menetralisir obat serta zat kimia dari dalam tubuh. Nasunin tidak saja berperan sebagai senyawa radikal bebas yang kuat, tapi juga bisa menghilangkan kelebihan zat besi dari tubuh.

Zat besi sebenarnya merupakan nutrisi penting untuk pembentukan kekebalan tubuh, transportasi oksigen serta sintesis kolagen, namun kelebihan zat besi bukan hal yang sehat. Terlalu banyak zat besi bisa meningkatkan radikal bebas dan risiko terkena kanker serta penyakit jantung.

14. Menurunkan Tekanan Darah

Terong bisa menghambat enzim yang disebut angiotensin converting enzyme (ACE), merupakan komponen dalam renin-angiotensin (RAS), enzim yang ada di dalam tubuh yang mengontrol tekanan darah dengan mengatur volume cairan.

ACE secara tidak langsung bisa meningkatkan tekanan darah dengan menyebabkan pembuluh darah mengerut saat kadarnya berlebihan. Mengonsumsi terong yang dikukus dan ditaburi saos tomat dapat menjadi makanan sedap bagi penderita darah tinggi.

15. Menguatkan Tulang

Kepercayaan yang menyebutkan terong bisa melawan osteoporosis karena termasuk ke dalam kelompok tumbuhan Solanales adalah sebuah mitos. Faktanya, terong adalah sumber tembaga, yaitu mineral yang sangat penting untuk menjaga kesehatan tulang.

Tembaga membantu pembentukan kolagen bagi tulang dan jaringan ikat. Bersama seng, tembaga menghasilkan anti-oksidan yang disebut superoxide dismutase, yang menetralisir radikal superoksida yang dihasilkan oleh tulang selama melakukan penyerapan dalam tubuh.

Jenis Jenis Terong

1. Terong Ungu

Anda pasti sudah tidak asing dengan yang namanya terong yang satu ini. Terong ungu atau yang biasa disebut terong kopek memiliki bentuk yang lonjong dengan warna gradasi ungu terang.

Ketika dibelah, akan tampak warna buahnya yang gading dengan biji-biji kecil yang berwarna kecokelatan. Terong ungu ini paling cocok jika diolah menjadi sayur asem, terong bumbu kecap, hingga terong goreng krispi.

2. Terong Hijau

Meskipun tak sepopuler dibandingkan terong ungu karena rasanya yang cenderung pahit, tapi terong hijau juga sering dikonsumsi oleh sebagian masyarakat, terutama masyarakat di Sumatera. Bentuk terong hijau ini sangatlah mirip dengan terong ungu,tetapi sesuai namanya, terong hijau berwarna hijau muda pucat.

Jika anda tertarik untuk mengolah terong hijau, anda dapat mengolahnya menjadi gulai, balado, semur, atau pecak terong hijau.

3. Terong Bulat

Terong bulat adalah jenis terong yang banyak dikonsumsi untuk sebagai lalapan. Jenis ini mempunyai warna putih kehijauan. Teksturnya renyah dan rasanya cenderung manis,kadang orang-orang juga mengolah terong bulat ini menjadi karedok yang pedas dan nikmat.

4. Terong Putih

Bentuk terong putih atau terong kania ini sebenarnya sama saja dengan terong ungu dan terong hijau, hanya saja warnanya yang putih mengkilat dan bentuknya sedikit lebih lebih gemuk.

Rasa terong putih ini cenderung lebih manis jika dibandingkan dengan  terong ungu, teksturnya pun renyah, sehingga terong putih ini sering diolah menjadi manisan. Tapi banyak juga masyarakat yang mencampurnya ke dalam makanan karedok dan terancam.

5. Terong Telunjuk

Sama dengan namanya, terong telunjuk ini berbentuk seperti jari telunjuk manusia. Ukurannya juga nyaris sama. Terong telunjuk berwarna hijau dengan sedikit garis putih dan biasanya dicampurkan ke dalam tumisan yaitu tauco udang kacang panjang, bahkan dicampurkan ke dalam gulai

6. Ranti

Di jawa barat, ranti ini juga sering disebut dengan leunca. Berbeda dari jenis terong yang lainnya, bentuk ranti ini mungil seperti kelereng ukuran kecil dan juga tumbuh bergerombol dalam satu tangkai. Ranti mempunyai warna hijau tua dan kehitaman.

Rasanya sendiri cenderung lebih pahit dan renyah. meski begitu, ranti sering dijadikan sebagai lalapan. Namun banyak juga yang mengolahnya untuk menjadi karedok atau ulukutek.

7. Terong Belanda

cara membuat keripik terong

Sekilas, terong belanda ini mempunyai bentuk seperti telur, namun bagian ujungnya lebih runcing. Terong belanda yang sudah ranum dan siap untuk di konsumsi biasanya akan berwarna merah keunguan atau kuning kemerahan. Rasa dari terong belanda ini adalah manis, asam, dan berair.

Teksturnya pun renyah, sehingga terong belanda ini lebih sering untuk diolah menjadi jus, sirup, atau selai. Meski begitu, terong belanda yang manis muda juga sering dijadikan sebagai lalapan oleh sebagian orang.

Peluang Usaha Terong

Memulai Bisnis Budidaya Terong

Bisnis perkebunan memang menjadi salah satu bisnis yang tidak pernah mati dan terus berkembang. Begitu pula dengan bisnis budidaya terong yang menjadi salah satu bisnis yang menguntungkan.

Untuk memulai bisnis budidaya terong ini tidak sulit dan ribet. Dapat di mulai dengan mudah dengan modal yang kecil. Anda bisa memulai bisnis budidaya terong dengan lahan yang kecil dahulu untuk memulainya.

Pelaku Bisnis Budidaya Terong

Bisnis budidaya terong ini cocok dijalankan oleh semua orang,terutama,anda yang kini bingung mencari pilihan bisnis yang tepat. Dengan kemauan dan minat yang tinggi maka bisnis budidaya terong ini bisa Anda jalankan dengan mudah.

Konsumen Bisnis Budidaya Terong

Konsumen budidaya terong memang tidaklah susah, konsumen budidaya terong cukup besar dimana terong menjadi sayuran nikmat yang banyak disukai dari berbagai kalangan usia. Sekarang ini banyak kuliner rumah makan dan restoran yang sudah menyajikan menu masakan berbahan terong.

Peralatan Bisnis Budidaya Terong

Dalam bisnis budidaya terong ini membutuhkan beberapa peralatan penting diantaranya pembukaan lahan terong, bibit tanaman terong, mesin semprot, selang air, gunting,  golok dan juga sabit, cangkul, pompa air, gerobak dorong, timba, keranjang panen, timbangan, serta terpal.

Dengan adanya peralatan tersebut maka bisnis budidaya terong  bisa berjalan secara lebih maksimal.

Lokasi Strategis Dalam Berjualan Budidaya Terong

Dalam berjualan budidaya terong ini, Anda dapat memasarkannya dengan cara menjualnya ke pasar, rumah makan, restoran atau hotel. Juga bisa memasarkannya sayuran terong ke berbagai swalayan ataupun di supermarket.

Karyawan Bisnis Budidaya Terong

Karyawan dalam menjalankan bisnis budidaya terong dapat menggunakan satu orang dahulu dalam permulaan.

Harga Jual Budidaya Terong

Patokan harga untuk budidaya terong bisa Anda buat dalam hitungan per kg dimana harga mulai dari Rp 7.000 sampai Rp 10.000. Ini tergantung dari harga terong yang ada di pasaran juga tergantung dengan varietas terong yang ada.

Keuntungan Dalam Menjalankan Bisnis Budidaya Terong

Keuntungan jika Anda memilih terjun dalam peluang bisnis budidaya terong ini yaitu merupakan bisnis sayuran yang dimasak yang paling banyak untungnya. Dimana harga jual dari terong bisa dikatakan sangat besar atau tinggi di pasaran sehingga keuntungan yang di dapatkan terbilang besar.

Kekurangan Bisnis Budidaya Terong

Dari Segi kekurangan bisnis budidaya terong adalah yang memiliki tingkat persaingan yang tinggi dan ketat.

Itulah ulasan tentang cara membuat keripik terong dan pengertian yang lainnya seperti asal,manfaat,jenis,dan juga peluang usahanya. Semoga bermanfaat dan selamat mencoba dirumah,sukses selalu. Baca artikel kami yang lainnya.

Sekian dan terimakasih.