Select Page

Resep Keripik Pepaya – Hello guys, keripik pepaya mungkin asing bagi kalian. Namun pada artikel kali ini kita akan membahas tentang resep keripik pepaya.

Pepaya adalah tumbuhan yang berasal dari Meksiko bagian selatan dan bagian utara Amerika Selatan. Pohon pepaya sekarang sudah tersebar luas dan banyak ditanam di daerah-daerah tropis.

Buah pepaya dimakan dagingnya baik ketika muda maupun sudah masak. Daging pepaya muda biasanya dimasak sebagai sayuran, Lain hanya dengan daging buah pepaya yang sudah masak yang bisa dimakan secara langsung.

Selain daunnya pepaya dimanfaatkan daunnya sebagai sayuran dan pelunak daging. Daun pepaya muda biasanya dimanfaatkan sebagai lalapan dan dijadikan sebagai pembungkus buntil.

Bunga pepaya biasanya juga dimasak dengan cara dijadikan urap. Untuk getah pepaya dapat dimanfaatkan sebagai alternatif pelunak daging.

Pohon pepaya umunya tidak bercabang dan hanya mempunyai tinggi sekitar 5-10m dengan daun yang membentuk serupa spiral pada batang ppohon bagian atas


 

Jenis-Jenis Pepaya

Sebelum membahas resep keripik pepaya, mari kita ketahui jenis-jenis pepaya yang ada di dunia

1. Hawai

Jenis pepaya hawai yaitu salah satu tipe pepaya solo. Pepaya solo berarti pepaya yang hanya habis dimakan oleh satu orang saja. Oleh karena itu, pepaya itu memiliki bentuk yang agak bulat kecil dan hanya sekitar 0.5 KG, namun mempunyai buah yang cukup tebal dan berwarna kuning.

2. Bangkok

Pepaya bangkok adalah pepaya yang berasal dari Thailand pada tahun 70an. Pepaya bangkok diunggulkan karena ukurannya yang besar dibandingkan dengan tipe pepaya yang lain. Beratnya dapat mencapai 3,5 Kg perbuahnya dan berwarna jingga kemerahan.

3. Cibinong

Pepaya cibinong yaitu buah yang unik. Pasalnya buah ini jika masak tampak pada warna kulit buahnya yaitu warna kulit ujung buahnya berwarna kuning. Bobot pepaya cibinong biasanya mencapai 2,5 kg.

Pangkal buahnya kecil lalu mmebesar dibagian tengahnya dan lancip di ujungnya. Untuk warna dagingnya merah kekuningan.

4. California

Pepaya california yaitu tipe pepaya yang sangat laku dipasaran. Pohon pepaya california tumbuh subur di Indonesia tanpa mengenal musim.

Pohon pepaya california lebih pendek dari pohon pepaya yang lain, yaitu kurang dari 2 m. Untuk daging buahnya tebal dan kulitnya pun tebal serta berbobot kira-kira 600 Kg – 2 Kg.

5. Pepaya Gunung

Jenis pepaya ini bisanya ditemukan di Wonosobo dan biasanya disebut dengan carica. Untuk buah yang belum masak berwarna hijau dan yang sudah masak biasanya berwarna kuning.


 

Resep Keripik Pepaya

Ada 2 cara dalam membuat keripik pepaya. Berikut ini adalah cara membuat keripik pepaya.

1. Cara Pertama

Berikut ini adalah resep keripik pepaya dengan media mesin vacuum frying

Bahan-bahan

  • 1 buah pepaya muda beratnya 5 kg
  • Minyak goreng sawit banyaknya 2 liter

Alat-alat

  • Pisau
  • Vacuum frying
  • Mesin Pemisah Minyak
  • Alumunium foil

Cara Membuat Keripik Pepaya Muda

  1. Pertama-tama hal yang harus anda lakukan adalah mengupas kulit buah pepaya. Bersihkan biji-bijinya, kemudian dicuci menggunakan air yang mengalir.
  2. Buah pepaya yang sudah dicuci lalu potonglah dengan bentuk sesuai selera anda.
  3. Buah pepaya yang sudah dibentuk sesuai selera bisa langsung dimasukkan ke dalam freezer. Dinginkan selama kurang lebih 24 jam.
  4. Siapkan mesin vacuum frying. Lalu diisi dengan minyak goreng yang jumlahnya disesuaikan dengan kapasitas mesin.
  5. Keluarkan irisan buah pepaya dari freezer.
  6. Masukkanlah irisan buah pepaya tersebut ke dalam mesin penggorengan (vacuum frying). Gorenglah pada suhu 85 derajat celcius.
  7. Pepaya yang sudah kering dapat anda angkat dari penggorengan. Proses terakhir, anda tinggal memasukkannya pada mesin pemisah minyak.
  8. Keripik buah pepaya pun siap disajikan. Agar awet, simpanlag di tempat yang kedap udara seperti plastik yang bahannya dari alumunium foil.

2. Cara Kedua

Berikut ini merupakan resep keripik pepaya dengan digoreng manual.Cara ini umum dilakukan, karena mudah dan tidak membutuhkan keahlian khusus.

  1. Siapkan buah pepaya yang akan dibuat keripik.
  2. Kupas buah pepaya, biang bijinya dan iris setebal 5 mm.
  3. Setelah itu, celupkan irisan buah pepaya kedalam air panas (95-98 derajat celcius) selama 3 menit sambil diaduk perlahan. Untuk 1 Kg irisan pepaya membuatuhkan 2 liter air panas.
  4. Lalu keringkan hingga air tersisa 6-8%.
  5. Goreng dalam minyak panas 165 derajat Celcius hingga 13-17 detik. Untuk masa penggorengan yang tidak lama maka keripik akan meresap minyak, dan jika kelamaan maka akan gosong.
  6. Setelah selesai digoreng, tiriskan dan kemaslah dalam wadah agar tetap renyah.

Manfaat Buah Pepaya Bagi Tubuh

Buah pepaya memang mengandung banyak nutrisi. Dari nutrisi tersebut, buah pepaya mempunyai banyak sekali manfaat bagi tubuh. Diantara manfaat tersebut antara lain:

1. Memperlancar Sistem Pencernaan

Buah pepaya adalah salah satu dari banyak buah yang mengandung enzim papain. Enzim tersebut berguna untuk membantu pencernaan terutama dalam memecah protein. Buah pepaya juga mengandung banyak nutrisi lain, seperti vitamin A, karotenoid, lutein, asam amino, dan lain-lain yang mempengaruhi kinerja sel.

2. Sebagai Cadangan Energi

Selain memperlancar sistem pencernaan, buah pepaya juga mempunyai manfaat untuk memberikan cadangan energi bagi tubuh. Yaitu saat banyak melakukan aktivitas fisik, seperti kerja, kuli, olahraga, dan lain-lain agar tidak cepat lelah.

3. Mencegah Insomnia

Insomnia adalah salah satu gangguan tidur seseorang, dimana orang tersebut tidak mendapatkan tidur yang cukup. Buah pepaya merupakan buah yang dapat mencegah insomnia yang terjadi saat tidur, dan mendapatkan tidur yang nyenyak.

4. Memperbaiki Daya Tahan Tubuh

Saat sakit bisanya kuta mengonsumsi buah tak terkecuali jeruk. Namun pepaya adalah buah yang lebih kaya vitamin C dari pada jeruk, yaitu sekitar 33% lebih banyak. Selain itu khasiat buah pepaya juga dapat meningkatkan kekebalan tubuh.

5. Membuat Kulit Mulus.

Khasiat buah pepaya sangat baik bagi perempuan yang menyukai perawatan kulit alami. Buah pepaya mengandung vitamin E dimana vitamin tersebut sangat berpengaruh bagi kulit untuk mencegah flek-flek hitam di kulit.

6. Kulit Pepaya Untuk Obat Ruam

Kulit pepaya sangat berguna untuk mengobati ruam dan kulit yang terbakar matahari. Sensasi dingin dari kulit pepaya akan memberikan efek yang baik pada kulit.

7. Bagus Untuk Program Diet

Satu buah pepaya ukuran medium mengandung 119 kalori yang bisa anda konsumsi disela-sela diet anda tanpa harus takut akan mengalami peningkatan berat badan.

8. Daun Pepaya untuk Mengurangi Risiko Kanker dan Tumor

Daun pepaya sangat berguna untuk mencegah kanker dan tumor pada tubuh dan mengendalikan kanker tanpa toksisitas.

9. Menjadi Anti Parasit

Biji kering dalam buah pepaya sangat berguna untuk mengobati parasit pada usus manusia. Biji tersebut mengandung protein dan dapat dikunyah atau ditelan untuk menghilangkan sebagian besar parasit.

10. Baik Untuk Rambut

Pepaya mengandung senyawa yang sangat baik untuk membuat rambut subur dan lebat. Selain pada rambut, pepaya juga sangat baik bagi kuku agar tidak mudah patah.

11. Membantu Mencegah Penyakit Jantung

Pepaya juga sangat baik untuk kesehatan organ vital seperti jantung. Kandungan vitamin C dan likopen pada pepaya dapat menguatkan fungsi jantung.

12. Mehilangkan Risiko Asma

Kandungan beta karoten pada pepaya baik untuk mencegah pengembangan risiko penyakit asma.

13. Menyehatkan Tulang

Asupan vitamin K pada pepaya membantu meningkatkan penyerapan kalsium dan dapat mengurangi ekskresi urine yang berarti ada lebih banyak kalsium didalam tubuuh untuk memperkuat dan membangun kembali tulang.

14. Mengatasi Diabetes

Khasiat pepaya ternyata dapat mengatasi diabetes. Serat yang tinggi pada pepaya dapat mengurangi kadar glukosa dalam darah. Mengonsumsi pepaya dapat memenuhi 3 gram serat atau 17 gram karbohidrat.

15. Mengurangi Peradangan

Kolin dalam buah pepaya berfungsi untuk mempertahankan struktur membran sel, membantu transmisi impuls syaraf, membantu peyerapan lemak, dan mengurangi peradangan kronis.

16. Baik untuk Menyehatkan Mata

Antioksidan dalam buah pepaya dapat menyaring sinar biru yang berbahaya. Antioksidan ini memainkan peran protektif dalam kesehatan mata, dan dapat menangkal degenerasi makula.


 

Akibat Makan Pepaya Berlebihan

Disamping manfaat yang luar biasa dari buah pepaya, ada beberapa efek samping jika makan buah pepaya secara berlebihan. Efek samping tersebut antara lain:

1. Dapat Menyebabkan Keguguran

Pepaya sering dapat menyebabkan alergi lateks pada seseorang, dan ini bisa berpotensi berbahaya bagi ibu serta bayi yang belum lahir.

Enzim papain di pepaya dapat menekan progesteron yang diperlukan dalam mempersiapkan uterus untuk pembuahan. Papain juga dapat merusak selaput tertentu di tubuh wanita yang penting untuk perkembangan janin.

Selain itu, papain yang terkandung dalam pepaya dapat meracuni janin dan menyebabkan cacat lahir pada bayi baru lahir.

2. Menyebabkan Masalah Pencernaan

Papain juga dapat menenangkan perut, tetapi juga bisa menyebabkan gangguan pencernaan jika dikonsumsi dengan berlebihan. Pepaya diketahui kaya serat, namun terlalu banyak dapat menyebabkan gangguan pencernaan. Kulit buah pepaya mengandung lateks, yang dapat mengiritasi lambung dan menyebabkan rasa sakit.

Selain itu, papain dalam buah bekerja dengan baik dalam memecah serat, tetapi jika serat tidak dicerna dengan baik akan mengalami kembung. Sementara pada individu tertentu, pepaya juga dapat menyebabkan diare dan sembelit.

3. Mengakibatkan Gangguan Pernapasan

Papain dalam buah pepaya juga merupakan potensial alergi. Orang yang mengonsumsi banyak pepaya, akhirnya menelan papain berlebihan dan ini dapat menyebabkan alergi pernapasan.

Beberapa di antaranya termasuk asma, mengi, hidung tersumbat, dan dalam kasus yang parah, bahkan menyebabkan kesulitan bernapas. Ini juga bisa menjadi masalah bagi ibu hamil, karena alergi pernapasan dapat memengaruhi janin, yang mengakibatkan komplikasi.

4. Menurunkan Kadar Gula Darah Terlalu Banyak

Meski penelitian tentang ini masih terbatas, tetapi beberapa sumber menunjukkan orang yang telah minum obat diabetes harus menghindari pepaya karena mungkin akan menurunkan kadar gula darah terlalu banyak.

5. Merusak Esofagus

Terlalu banyak makan pepaya dapat merusak kerongkongan (esofagus). Namun, bila dikonsumsi dalam jumlah normal (sekitar 150 gram) baik-baik saja.

6. Berinteraksi dengan Obat-Obatan

Pepaya diketahui dapat berinteraksi dengan warfarin, obat yang digunakan untuk memperlambat pembekuan darah. Kondisi ini bisa meningkatkan risiko memar dan pendarahan. Buah pepaya juga dapat berinteraksi dengan obat pengencer darah.

7. Mengarah ke Batu Ginjal

Vitamin C yang terkandung dalam buah pepaya yang apabila kelebihan dapat menyebabkan gejala toksisitas, termasuk batu ginjal. Setelah vitamin C dimetabolisme dalam tubuh, akan menghasilkan oksalat yang bisa berubah menjadi batu.

8. Bisa Tidak Aman untuk Bayi

Pepaya mungkin tidak aman untuk bayi di bawah usia satu tahun. Kelebihan serat dalam buah pepaya bisa menjadi penyebabnya. Hal ini dapat menyebabkan diare pada bayi, dan bahkan sembelit (karena kelebihan serat).

9. Mengiritasi dan Menghitamkan Kulit

Mengaplikasikan pepaya pada kulit dapat menyebabkan iritasi. Dan terlalu banyak makan pepaya bisa memengaruhi warna kulit menjadi lebih kuning-oranye. Hal ini karena kadar beta-karoten (kelebihan yang menyebabkan perubahan warna kulit) di sistem menurun.

10. Risiko Alergi lain

Buah pepaya bisa menyebabkan alergi lainnya, karena papain dalam buah ini atau serbuk sari dari bunga yang bisa saja menempel pada kulit buah. Adapun beberapa reaksi yang ditimbulkan antara lain, pembengkakan pada mulut dan wajah, pusing, sakit kepala, gatal dan ruam di sekitar mulut dan lidah, serta kesulitan menelan.


 

Tips Memilih Buah Pepaya yang Baik

Jika ingin membeli pepaya, ada beberapa hal yang patut diperhatikan agar tidak tertipu bagian luarnya saja. Berikut adalah tips dalam memilih buah pepaya.
  • Tekstur

Sebelum anda membeli, cek dulu kepadatan buah pepaya. Pastikan pepaya yang anda beli sedikit empuk saat ditekan. apabila keras, berarti pepaya tersebut belum masak, dan apabila terlalu lunak, pepaya tersebut hampir busuk.

  • Warna

Perhatikan warna buah pepaya yang anda beli. Pastikan bahwa pepaya yang telah matang akan berwarna kuning kemerahan. Pepaya yang masih hijau rasanya tidak manis, dan cocok bagi anda yang suka memasak pepaya muda.

  • Aroma

Salah satu jaminan kematangan buah adalah dari baunya. Anda perlu mencium dasar pepaya atau batangnya yang telah dipotong. Pepaya yang bagus memiliki aroma yang khas dan manis lembut. Anda sebaiknya menghindari pepaya yang baunya terlalu menyengat, karena kemungkinan pepaya tersebut sudah lama.


Hal yang Harus Diperhatikan dalam Membuat Keripik Buah

Keripik buah sangat banyak jenisnya, namun ada hal yang harus diperhatikan dalam membuat keripik buah.

Untuk membuat keripik buah yang renyah, jangan menggunakan buah yang sudah terlalu matang. Buah yang terlalu matang mempunyai kandungan kadar gula yang tinggi, sehingga akan mudah gosong saat digoreng.

Buah yang matang juga memiliki tekstur yang lembek, sehingga akan susah diiris dan susah kering saat digpreng. Karena itu gunakanlah buah yang mangkal dan sudah memiliki rasa manis namun teksturya masih keras.

Irisan buah haruslah rendah kadar air. Untuk mengurangi kadar airnya dapat dilakukan dengan metode pengovenan, disimpan dalam freezer maupun dijemur. Saat kering, buah akan lebih mudah digoreng, dan tidak menyerap banyak minyak atau sama sekali tidak menyerap minyak.


 

Tips Agar Keripik Tetap Renyah

1. Disimpan dalam Wadah atau Toples yang Tertutup Rapat

Jika kamu ingin keripik yang setelah digoreng tetap renyah, maka kamu perlu menyimpannya di wadah atau toples yang tertutup rapat. Pilih toples yang kualitasnya baik pada bagian tutupnya, makin rapat makin baik.

2. Jangan Terlalu Sering Membuka dan Menutup Wadah

Apabila terlalu sering membuka dan menutup wadah, maka angin akan masuk. Hal tersebut tentunya bisa membuat keripik menjadi cepat melempem.

3. Akali Dengan Tisu atau Kertas Makanan

Letakkan kertas itu pada bagian tutup toples, kemudian tutup toples. Hal ini akan mencegah mengalirnya udara dari luar ke dalam yang menyebabkan keripik akan cepat melempem.

4. Menyimpannya di Lemari Es

Dengan menyimpan keripik dalam lemari pendingin juga akan membuat keripik lebih tahan dan awet dalam waktu lebih dari satu minggu.

 


Gimana pembahasan diatas?? menarik bukan? semoga artikel diatas membantu kalian semua yang ingin mendirikan usaha maupun cuma coba-coba membuat cemilan ala kalian sendiri. Demikian pembahasan seputar tentang resep keripik pepaya nan gurih dan semoga bermanfaat.

Selamat Mencoba 😊😊😊😊