Select Page

Resep Keripik Jengkol – Hello guys, pada artikel kali ini saya akan menjelaskan tentang resep keripik jengkol yang mudah diikuti ibu-ibu dirumah.

Biji jengkol dapat dimakan segar ataupun diolah. Olahan paling umum adalah disemur, dan dikenal oleh orang Sunda sebagai ati maung atau “hati macan”. Selain itu, jengkol dapat pula digoreng balado atau dijadikan masakan gulai.

Setelah diolah, biasanya jengkol akan mengeluarkan aroma khasnya yang bagi sebagian orang dianggap dapat menggugah selera dan memiliki cita rasa yang khas.

Selain disemur, biji jengkol juga dapat dibuat menjadi keripik seperti halnya emping dari melinjo dengan cara ditumbuk atau digencet hingga pipih, dikeringkan, kemudian digoreng.

Keripik jengkol merupakan salah satu cemilan makanan ringan. Cemilan ini terbuat dari bahan utama yaitu jengkol.

Makanan ini memiliki rasa yang renyah dan gurih sehingga biasanya dijadikan sebagai lauk untuk teman makan nasi, bisa juga dimakan dan dipadukan dengan makanan berkuah misalnya bakso atau soto.


Apa Itu Jengkol?

resep keripik jengkol

Jengkol atau juga jering (Archidendron pauciflorum, sinonim: A. jiringaPithecellobium jiringa, dan P. lobatum) adalah tumbuhan khas dari wilayah Asia Tenggara,bangsa Barat sering menyebutnya sebagai dog fruit.

Bijinya digemari di Negara Malaysia (disebut “jering”), Myanmar (disebut “da nyin thee’”), dan Thailand (disebut “luk-nieng” atau “luk neang”). Masyarakat Indonesia mengenalnya untuk sebagai bahan pangan.

Jengkol bukanlah tanaman asli Indonesia, namun olahan jengkol cukup banyak ditemukan di Indonesia, mulai dari keripik jengkol, lalapan hingga semur jengkol.

Meski terkenal menyebabkan bau, hampir semua orang Indonesia mengenal jengkol, bahkan sudah sering memakannya. Namun saya percaya kalau masih sedikit yang mengetahui asal usul jengkol, apalagi melihat bentuk pohon aslinya.

Sayur jengkol diketahui bisa mencegah diabetes dan baik untuk kesehatan jantung. Tanaman jengkol juga mempunyai kemampuan menyerap air tanah yang tinggi sehingga dapat bermanfaat dalam konservasi air di suatu tempat.

Dulu jengkol identik dengan makanan rakyat pinggiran, bahkan juga dianggap sebagai makanan sampah. Namun sekarang, orang-orang sudah banyak yang menyukainya, termasuk orang-orang kota.


Resep Keripik Jengkol

1. Cara Membuat Keripik Jengkol Original

Berikut ini adalah cara membuat keripik jengkol yang enak dan berkhasiat, yang dapat anda coba dirumah:

Bahan-bahan:

  1. 1 kg jengkol
  2. 2 kg tepung tapioka
  3. 300 ml air hangat
  4. 50 gr bawang putih yang sudah dihaluskan
  5. 2 liter minyak goreng
  6. Penyedap rasa secukupnya
  7. Garam secukupnya

Langkah-langkah:

  1. Pertama bersihkan jengkol, lalu kupas, cuci sampai benar benar bersih, kemudian rendam dalam air bersih selama kurang lebih 20 menit kemudian kalau sudah ganti air rendamannya dan rendam kembali selama 20 menit. (lakukan kurang lebih 3X)
  2. Kedua, siapkan panci lalu masukkan air dan jengkol, tambahkan garam kemudian rebus jengkol sampai kulit arinya mengelupas, angkat dan tiriskan.
  3. Bersihkan kulit ari jengkol, kemudian tumbuk sampai halus. Tambahkan tepung tapioka, bawang putih halus, air hangat, garam.  Uleni sampai semua bahan tercampur rata.
  4. Bentuk bulat memanjang seperti lontong, bungkus dengan daun pisang atau bisa juga plastik, lalu kukus selama sekitar 40 menit atau sampai matang lalu angkat dan dinginkan.
  5. Setelah dingin iris tipis-tipis adonan kemudian jemur sampai benar-benar kering.
  6. Setelah kering, goreng keripik dalam minyak banyak dan dengan api yang sedang, goreng sampai matang lalu angkat dan tiriskan

2. Pedasnya Keripik Jengkol Teri Pedas

Bahan-bahan

  1. 1 kg Jengkol Tua
  2. 250 gr Teri Medan
  3. 10 lbr Daun Jeruk
  4. 1 sdm Baking Powder
  5. Air bersih untuk merendam
  6. Minyak Goreng
Haluskan:
  1. 200 gr Cabe Rawit Kerinting
  2. 50 gr Bawang Putih
  3. 50 gr Bawang Merah
  4. 25 gr Udang Rebon
Bumbu Lainnya:
  1. 1 sdm Garam
  2. Penyedap rasa bila suka
  3. 1 sdm Gula Pasir

Langkah-langkah

  1. Jengkol diiris tipis, kemudian rendam dalam air yg sudah di beri baking podwer selama 30 menit dan tiriskan.
  2. Goreng dengan minyak Panas sampai kering, seperti keripik.
  3. Goreng teri medan sampai kering, campurkan daun jeruk saat menggoreng.
  4. Tumis semua bumbu halus sampai kering, kecilkan api masukkan garam, penyedap dan gula pasir, aduk rata, matikan api dan campur rata dengan jengkol dan teri.
  5. Kalau sudah dingin, simpan dalam toples kedap udara,

3. Gurihnya Keripik Jengkol Balado

Bahan-bahan:

  1. 1/4 kg keripik jengkol mentah
  2. 4 siung bawang putih besar
  3. 6 siung bawang merah
  4. 25 buah cabai merah keriting
  5. 1 genggam rawit
  6. Gula Merah/Aren
  7. Garam secukupnya
  8. Penyedap
  9. 1/2 buah jeruk nipis

Langkah-langkah:

  1. Goreng keripuk jengkol mentah dengan api kecil. Perhatikan api jangan terlalu besar. Karena akan cepat gosong dan pahit.
  2. Haluskan cabai merah, rawit, bawang merah, dan bawang putih.
  3. Tumis sambal dengan minyak goreng secukupnya. Tambahkan perasan jeruk nipis, garam, penyedap dan gula aren.
  4. Koreksi rasa sambal. Lalu masukkan keripik yang sudah digoreng. Aduk aduk sampai seluruh kerupuk sudah tercampur sambal.
  5. Angkat. Sajikan selagi hangat. Jangan lupa masukkan toples atau kaleng.

4. Resep Keripik Jengkol Pedas

Bumbu
  1. 2 siung bawang merah
  2. 4 siung bawang putih
  3. 4 buah cabe merah besar
  4. 5 buah cabe rawit
  5. 2 sdm gula pasir
  6. garam secukupnya

Langkah-langkah:

  1. Haluskan bumbu
  2. Panaskan sedikit minyak, masukkan bumbu yang dihaluskan masak hingga kering berminyak tambahkan sedikit air, tambahkan gula dan sedikit garam aduk terus hingga mengental dan berkaramel
  3. Masukkan jengkol yang sudah diiris tipis dan digoreng kering, aduk terus hingga rata

 

Dari beberapa resep keripik jengkol diatas dapat kita variasikan sesuai keinginan, mulai dari jumlah bumbu maupun tingkat rasa yang kita inginkan. Resep keripik jengkol diatas dapat kita implementasikan dalam kegiatan membuat keripik jengkol.


Kandungan Nutrisi dalam Jengkol

Jengkol mengandung karbohidrat, protein, fosfor, dan kalium. Kadar protein pada jengkol lebih tinggi dari tempe. Selain itu, jengkol juga mengandung beberapa vitamin, diantaranya:

1. Vitamin A

Vitamin A bermanfaat untuk menjaga kesehatan mata dan meningkatkan ketajaman indra penglihatan.

2. Vitamin B

Jenis vitamin B yang dimiliki jengkol adalah vitamin B1 dan B2. Vitamin B1 bermanfaat untuk mendukung kesehatan saraf, sedangkan vitamin B2 bermanfaat untuk menjaga kesehatan mata dan kulit.

3. Vitamin C

Dalam 100 gram buah jengkol, terdapat kandungan vitamin C sebanyak 80 miligram. Sama seperti vitamin A, vitamin C juga berperan sebagai antioksidan yang sangat ampuh menangkal radikal bebas penyebab kanker.


Manfaat Jengkol

Jika kita memasak suatu menu pasti mengetahui manfaat dari makanan tersebut, berikut adalah manfat dari jengkol:

1. Sumber Protein

Seperti yang Anda tahu bahwa tubuh membutuhkan asupan protein yang harus cukup. Biasanya, kita mendapatkan asupan protein tersebut dari daging, tahu, tempe, susu, dan juga makanan lainnya.

Tahukah kalian bahwa jengkol dapat menjadi sumber protein? Kandungan protein yang ada di dalam jengkol juga dipercaya melebihi dari kandungan protein dalam kacang hijau.

Akan tetapi, yang perlu kita perhatikan adalah jangan mengonsumsi jengkol terlalu banyak dan konsumsilah dalam porsi dan jumlah yang wajar. Sesuatu yang berlebihan itu tidak baik.

2. Mencegah Penyakit Maag

Mempunyai kebiasaan menunda makan atau telat makan akan menyebabkan timbulnya penyakit maag. Jika Anda mempunyai penyakit maag, maka akan berdampak pada lambung anda dan tentu saja akan sangat berbahaya.

Manfaat makan jengkol secara rutin ternyata dapat mencegah penyakit maag. Sebuah penelitian yang dilakukan pada tikus menunjukkan jika tikus yang makan jengkol cenderung terlindungi dan terhindar dari gangguan pencernaan, seperti maag. Oleh sebab itu, mulai sekarang jangan membenci jengkol!

3. Menangkal Radikal Bebas

Jika tubuh anda kekurangan antioksidan, maka racun atau radikal bebas akan mudah masuk ke dalam tubuh dan menyebabkan berbagai penyakit. Sebaiknya, mulai dari sekarang Anda rutin mengonsumsi jengkol.

Hal ini karena jengkol mengandung banyak antioksidan yakni polifenol, terpenoid, dan alkaloid yang mampu melawan radikal bebas di dalam tubuh yang dapat menyebabkan penyakit jantung, diabetes, dan gangguan metabolik yang lainnya.

4. Pembentukan Jaringan Tubuh

Kandungan protein yang tinggi dalam jengkol bisa membantu pembentukan jaringan di dalam tubuh. Kandungan protein jengkol jauh lebih banyak jika dibandingkan dengan kandungan protein pada kacang hijau dan keledai.

5. Mencegah Anemia

Jengkol juga kaya akan zat besi di mana zat besi merupakan peran yang sangat penting untuk mencegah dan mengatasi kekurangan produksi sel darah merah yang ada di dalam tubuh. Anda tentu tahu bahwa ketika tubuh kekurangan zat besi, produksi sel darah merah akan menjadi berkurang.

Akibatnya, suplai oksigen dan nutrisi yang dibutuhkan oleh setiap sel dalam tubuh juga akan menjadi berkurang. Efek kurangnya suplai oksigen dan nutrisi ke sel akan menurunkan fungsi atau kinerja dari sel.

Tidak heran jika seseorang mempunyai kekurangan zat besi, dia akan terlihat lemah, mudah lelah, dan putus asa. Nah, untuk Anda para wanita, ketika sedang menstruasi, mengonsumsi jengkol sangat disarankan jika tubuh Anda tidak kekurangan zat besi karena jumlah darah menstruasi keluar dari tubuh.

6. Mencegah Tulang Yang Rapuh Dan Memperkuat Tulang Dan Gigi

Selain ada zat besi dan protein, kandungan zat lain yang ada di dalam jengkol adalah kalsium dan fosfor. Dua zat ini adalah zat yang dibutuhkan oleh tulang kita.

Kalsium dan fosfor bisa mencegah tulang rapuh (osteoporosis). Jadi sering mengonsumsi jengkol dengan porsi yang cukup dapat membuat tulang di tubuh Anda menjadi lebih kuat.

7. Mengatasi Penyakit Jantung Koroner

Jengkol yaitu makanan yang bersifat diuretik (pembuangan urine menjadi halus). Pembuangan urine yang halus dan sangat baik untuk penderita penyakit jantung.

8. Merampingkan Perut

Jengkol juga dapat membantu merampingkan perut buncit. Kandungan serat yang tinggi bisa melancarkann BAB sehingga secara tidak langsung membuat perut menjadi langsing. Salah satu penyebab perut buncitnya seseorang adalah karena buang air besar tidak lancar dan juga tidak teratur.

9. Mencegah Diabetes

Hebatnya, jengkol bisa mencegah timbulnya diabetes. Jengkol mempunyai zat yang tidak ditemukan pada bahan makanan lainnya. Zat itu disebut dengan asam Jengkolat. Asam jengkolat ini membentuk kristal yang tidak bisa larut oleh air.

Karena sifat diuretik jengkol ini tidak dianjurkan untuk dikonsumsi bagi orang-orang yang mengalami gangguan ginjal. Dikhawatirkan ginjal tidak akan dapat menyaring buah jengkol asam jengkolat. Akibatnya ginjal tidak dapat menyaring asam jengkolat yang sulit berhentinya buang air kecil.

10. Mengatasi Penyempitan Pembuluh Darah

Penderita penyakit jantung mengalami penyempitan pembuluh darah sehingga darah yang mengalir menuju jantung dapat menjadi lancar.

Kandungan mineral dalam jengkol itu bisa melebarkan pembuluh darah yang menyempit dan mencegah pembuluh darah menyempit kembali. Nah, agar khasiat jengkol menjadi optimal, sebaiknya jangan memasak jengkol menjadi terlalu matang.

11. Mengatasi Sembelit Pada Ibu Hamil

Wanita hamil sering mengalami kejadian konstipasi. Kandungan serat dalam jengkol bisa mengatasi masalah konstipasi. Dengan kata lain, serat dalam jengkol membantu pencernaan dan juga buang air besar. Tapi tetap tidak terlalu banyak mengonsumsi jengkol. Makan jengkol sesuai dengan porsi dan jumlah yang disarankan.

12. Pertumbuhan Tulang Dan Gigi Pada Janin Yang Masih Dalam Kandungan

Jengkol juga bermanfaat dalam pertumbuhan tulang dan gigi pada janin yang masih dalam kandungan. Tumbuhnya tulang dan gigi dapat berjalan maksimal berkat kandungan kalsium dan fosfor yang tinggi dalam jengkol ini.

13. Menstabilkan Organ Vital Di Dalam Tubuh

Organ penting dalam tubuh kita akan berfungsi dengan baik dan stabil ketika tubuh memenuhi kebutuhan asam folat dan vitamin B6. Situasinya berbeda ketika tubuh kekurangan asam folat dan vitamin B6.

Tidak heran ketika ibu hamil juga disarankan untuk mengonsumsi makanan yang kaya asam folat untuk perkembangan janin. Salah satu contoh makanan yang kaya asam folat yaitu jengkol.

Namun perlu diingat bahwa konsumsi jengkol dalam jumlah yang sedang. Jangan terlalu berlebihan karena konsumsi berlebihan jengkol akan kurang baik efeknya untuk ginjal.

14. Cegah Cacat Pada Bayi

Kandungan asam folat dalam jengkol juga bisa mencegah cacat bawaan pada bayi.

15. Mengontrol Kadar Gula Darah

Khasiat jengkol lainnya adalah bisa mengontrol kadar gula darah sehingga sangat baik untuk dikonsumsi bagi penderita diabetes. Jengkol mengandung gula yang ‘ramah’ untuk penderita diabetes.

Berbeda dengan gula dalam makanan lain seperti makanan yang mengandung karbohidrat. Gula yang mudah terurai di jengkol ini kemudian akan diubah menjadi energi oleh tubuh. Akibatnya, stamina tubuh akan menjadi meningkat.

Proses penguraian gula sempurna tidak akan menyebabkan timbunan gula darah di dalam tubuh kita.


Efek Samping

Selain ada manfaat, ternyata mengkonsumsi jengkol juga ada efek sampingnya.

  1. Mengkonsumsi jengkol secara berlebihan dapat menyebabkan efek buruk ke jantung, ginjal, hati dan pankreas.
  2. Biji jengkol sedikit beracun karena adanya kandungan asam jengkol, sebuah asam amino yang dapat menyebabkan jenkolis (keracunan biji jengkol). Gejala yang muncul antara lain terjadinya kejang, otot, pirai, tetensi urin, dan gagal ginjal akut. Kondisi tersebut terutama dialami pria.
  3. Memakan jengkol dalam jumlah banyak menciptakan banyak masalah penampilan, seperti bau pada mulut , keringat, feses dan urin yang tidak sedap.
  4. Selain bau, jengkol juga dapat mengganggu kesehatan jika makan berlebih, karena menimbulkan penumpukan kristal disaluran urin, yang disebut jengkolan. Ini karena jengkol mengandung asam jengkolat yang tinggi yang tidak mudah larut di air pada Ph yang asam.

 

Seseorang bisa dicurigai mengalami keracunan jengkol jika:

  1. Merasakan nyeri perut
  2. Mual-muntah
  3. Susah buang air kecil atau disebut juga ‘anyang-anyangan’.
  4. Pada tingkatan yang lebih parah, volume air kencing yang dikeluarkan berkurang dan kadang-kadang disertai bercak darah.

Jika hanya merasakan nyeri perut, muntah dan suah buang air kecil, pengatasannya cukup dengan minum air putih sebanyak-banyaknya. Ada juga yang menyarankan gerusan arang yang dicampur dengan air putih, untuk diminum agar bisa menyerap racun jengkol yang masih berada di saluran pencernaan.

 


Sekian artikel resep keripik jengkol dan penjelasan mengenai jengkol, semoga membantu.

Selamat Mencoba.😊😊😊

Ingat kesehatan tidak dapat dibeli namun dapat diusahakan. Tetap perhatikan segala makanan yang kita konsumsi.😁😁😁